Rumah Bekas Sebagai Alternatif Pilihan Tempat Tinggal

Rumah Bekas Bisa Jadi Solusi Hunian KPR Murah

Rumah bekas  merupakan salah satu alternatif bagi sebagian orang untuk memiliki hunian yang nyaman. Alasan yang mendasari untuk kemudian memilih hunian second, misalnya tidak menemukan rumah baru yang dekat dari tempat bekerja. Faktor lainnya misalkan tidak menemukan rumah baru dengan budget yang sesuai, atau tidak menemukan rumah baru yang desainnya kurang cocok.

Namun apakah bisa jika membeli rumah second menggunakan produk KPR untuk pembiayaan? Sedangkan kebanyakan orang mengambil KPR untuk hunian barunya. Ternyata bisa dan banyak juga bank yang menyediakan produk ini sehingga bisa dimanfaatkan untuk pendanaannya.

Cara pembelian dan tahapan lewat bank ternyata tidak sulit dan tidak jauh berbeda dengan KPR rumah baru. Ada beberapa tata cara KPR rumah bekas yang harus patut anda coba untuk mendapatkannya dengan KPR. Antara lain mencari informasi dari bank yang dituju, melengkapi dokumen yang dibutuhkan, dan appraisal dari bank.

Anda juga perlu menghitung biaya kredit dan biaya lainnya dan kemudian melakukan penandatanganan akad kredit. Untuk berkasnya  yang diperlukan adalah KK dan KTP, NPWP, surat nikah, slip gaji 3 bulan terakhir, dan surat keterangan kerja. Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir, fotokopi sertifikat rumah yang ingin dibeli, dan fotokopi IMB juga dibutuhkan.

Lengkapi pula berkas dengan fotokopi pembayaran PBB yang paling baru dari rumah yang ingin dibeli. Surat kesepakatan jual-beli yang ditandatangani di atas materai oleh penjual dan pembeli rumah merupakan bentuk pengesahannya.

Karena pada saat itu juga bank mensurvei hunian second yang Anda ajukan, lalu menaksir berapa harga rumah second. Harganya telah  dibandingkan dengan  harga jual yang diberikan oleh penjual kepada Anda.

Rumah Bekas Memiliki KPR yang Mudah dalam Pengajuannya

Maka disini Anda harus membayar DP terlebih dahulu langsung kepada bank, karena sebenarnya tidak ada pengajuan KPR tanpa DP. Untuk syarat pendaftarannya ternyata sangat mudah.

Berikut beberapa syarat – syaratnya : WNI, Pegawai tetap dengan masa kerja minimal 2 tahun. Anda juga harus berusia minimal 21 tahun dan pada saat jatuh tempo pembayaran maksimal berusia 55 tahun. Yang paling penting Anda tidak pernah masuk ke dalam daftar hitam BI / lolos BI Checking.

Berminat untuk mengambil jalur KPR yang satu ini? Yuk simak beberapa cara pengajuan kredit apada Bank BTN,  sesuai pengalamannya. Deal dengan penjual, bank tidak akan membiayai KPR rumah bekas sesuai dengan harga rumah.

Jadi jika harga rumah bekas berjumlah Rp 500 juta, yang dibiayai KPR mungkin hanya sejumalah Rp 320 juta saja. Hal ini dikarenakan bank akan melakukan survei appraisal untuk menaksir harga rumah itu. Yang sering terjadi adalah harga diramalkan selalu di bawah harga yang dipatok penjual.

Yang kedua ada pertemuan dengan pihak Bank yang memberikan informasi kesetianan yang cukup baikn dan akurat. Meeting pihak bank saat proses dan tanyakan semuaya kepada petugas bank.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Cari dulu info seputar KPR lewat internet.

Setelah deal harga dengan penjual, kemudian proses selanjutnya. Hanya diberi waktu 2 minggu untuk memeplajat cari KPR di bank. Jangan lupa lengkapi fotokopi sertifikat izin mendirikan bangunan (IMB).

Lengkapi juga dengan fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir. Anda dapat membuat kesepakatan jual-beli rumah antara penjual dan pembeli yang ditandatangani di atas materai. Yang ketiga adalah appraisal, yang dianggap berpotensi menjadi debitur sesudah dicek kondisi keuangannya dan lolos dari daftar hitam BI checking.

Prosedur KPR Rumah Bekas

Seperti yang telah diterangkan sebelumnya, bank akan menyurvei rumah untuk menentukan harga rumah pilihan Anda. Tahapan bagian ini tidak akan berlaku apabila rumah yang dibeli berstatus baru. Sebab pihak bank akan bekerja sama dengan developer untuk menentukan taksiran harga dan plafon KPR.

Dalam proses ini, cukup petugas bank dan pemilik rumah yang erkewanangan menghadirinya dan untuk pembiayaan biaya appraisal Rp 450 ribu. Surat perjanjian kredit menempati posisi berikutnya. Setelah tahap appraisal selesai, anda cukup menandatangani akad kredit.

Surat perjanjian kredit (SPK) akan ditandatangani jika telah mendapat ilustrasi pembayaran KPR dari bank yang dituju. Sehingga kurang lebih para subjeknya sudah mengetahui isi SPK. Isinya berupa besar bunga, penaliti dan rincian biaya KPR yang melibuti BIaya Notaris, Biaya Provinsi, Asuransi kebakaran dan jiwa, Pajak.

Cara kelima adalah penunjukan notaris. Notaris yang akan mengurusi legalitas pada segala dokumen ditunjuk oleh bank atas persetujuan debitur. Jadi apabila debitur didak cocok dengan notarisnya, debitur bisa menggantinya.

Bedanya dengan biaya KPR bank, debitur boleh menawar biaya notaris. Kemudian cara yang selanjutnya adalah penandatanganan akad ketika kedua belah pihak telah sah bersepakat. Setelah bank setuju mencairkan KPR dan debitur juga setuju dengan isi SPK, saatnya menandatangani akad.

Dalam penandatangan akad kredit, ada beberapa langkah yang harus ditempuh yaitu melunasi biaya KPR dan notaris. Anda juga harus menyerahkan dokumen yang diperlukan, seperti KTP, KK, dan NPWP ke notaris. Dalam langkah ini calon penjual rumah juga harus menyerahkan berkas rumah, seperti sertifikat, IMB, PBB yang asli dan fotokopi ke notaris.

Cara Ringkas Dapat Rumah Second Via KPR

Semua cara diatas diringkas lagi menjadi 6 cara efektif agar diperoleh hunian sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan:

  1. Pilih rumah yang diinginkan. Anda dapat menentukan  KPR rumah baru dari developer ataupun rumah secondary dari perseorangan. Untuk mencari rumah yang sesuai dengan keinginan, anda bisa mencari sendiri rumah tersebut melalui internet.
  2. Kumpulkan Informasi, setelah memilih rumah anda juga harus menanyakan berapa harganya, berapa uang mukanya dan berapa cicilanya. Misalnya melalui media sosial, atau survey langsung ke lokasi yang Anda inginkan.
  3. Tanyakan berbagai hal, Anda juga harus bertanya tentang sudah dibangunnya rumah tersebut atau belum. Anda perlu melihat denah gambar serta desain rumah itu, dan memastikan lokasinya dengan benar. Lakukan pengecekan fasilitas rumah atau perumahan yang anda pilih.
  4. Booking Fee biasanya akan memastikan rumah yang akan dibeli tidak dijual kepada calon pembeli lain. Booking fee pasti mempunyai syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.
  5. Membayar Uang Muka (DP) KPR, Tanyakan berapa uang muka yang harus kamu bayarkan kepada developer.
  6. Mengajukan KPR ke Pihak Bank, setelah uang muka dilunasi, segera ajukan kredit KPR ke bank yang sesuai pilihan Anda.

Nah, memang rumah adalah segala – galanya, membuat semua orang menginginkan dan membutuhkan yang terbaik. Selain untuk pelindung diri dari teriknya matahari dan dinginnya hujan, rumah juga merupakan asset yang sangat berharga. Tertarik untuk menambah property asset anda yang berupa rumah bekas?

Yuk segara cari orang yang dan cari KPR yang mampu mendanainya. Akhirnya Anda akan memiliki satu lagi asset berharga itu, bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *